Skip to main content

Posts

Pahitnya KopiKu

Senin, 6 Juni 2016 02:00 "Masih belum sampai juga" kata kami, aku dan Fita pasca pendakian kedua kami ke Slamet, yang buatku bukan pendakian yang menyenangkan.  "Tinggal aja mas," kata kami lagi yang mulai ga enak sama abang-abang yang nemenin pendakian kami. Karena harus nungguin kami yang masih nunggu adik-adik kami yang gak segera muncul-muncul.. "Gapapa ditungguin aja," jawab mereka. Akhirnya kami membuka matras sambil tiduran di depan gedung B kampus. Kotor, belum mandi, capek, acak2an, tidur sembarang di depan gedung kuliah.. disamping lapangan batminton tengah gedung. Mungkin kalau sudah pagi kami semua bakal diusir.. Aku sudah tidak mood, apalagi Fita mungkin dia lebih-lebih. Perasaanku campur aduk, antara kesel sama sedih. Kok bisa mereka gak dateng-dateng, kok bisa aku tinggalin? Tapi kan memang dari awal jalan kita beda, aku membela diri. Salahkan membela diri? Saat itu aku sudah capek terus-terusan menyalahkan diri. Kami ...

CAMPING: kegiatan masak-masak

Assalamu'alaykum sis bro, Setelah sekian lama aku tidak kamping di kalipagu akhirnya aku kamping lagi!!! YUHUUUUW Yaps, aku camp bareng Fita, Ayu (as always, my superp friends), sama Nisa jugaa !!! akhirnya aku berhasil menculik dan menepati janji ke Nisa (so proud of me); mas Kalong dkk. Kali ini, acara kami lebih tertata dan jelas. jangan pikir tertata itu maksunya, lokasi nya mau di mana, karena setelah masuk basecamp kami selalu pikir2 untuk cari lokasi lain, jadi menurut kami lokasi itu yang penting daerahnya klo tempat ngecamp sih mana aja yang penting ga rame, pewe, dan bisa dijangkau. Yang membuat tertata adalah kegiatan kami masak-masak ini, biasanya kalau sama anak-anak kita masak ager, mie, sosis doang. Nah, kali ini, karena bawa raja hutan aka mas Kalong, yang bawa berbagai macam bumbu dapur, kegiatan masak-masak kita jadi berkesan bangetttt. Gausah bawa sayur, yang penting bawa lauk (telur, tahu, sosis dr Nisa, sama snack kacang2); sayur kita dapat dari hasil ...

Sumbing, sebuh mimpi yang terealisasi

Assalamu'alaykum gaes, aku sedang bahagia nih. Akhirnya bisa jg aku menginjak gunung Sumbing.. Namanya Sumbing tingginya 3371 mdpl, kami memutuskan untuk memulai pendakian kami dari Garung, daerah Wonosobo. Pendakian kali ini menurutku salah satu pendakian yang meyenangkan. Kami berempat aku, Fita, Tomi, Tedi awalnya harus berdiskusi dlu nentuin tujuan kami, walaupun aku harus votting, hasut2 dikit, akhirnya pilihan kami jatuh pada SUMBING! Ya, aku tau sih sebenarnya Fita ga terlalu kepingin. Tapi aku pingin, aku pingin ngerasain naik ke Sumbing, kenapa?? pingin aja, pingin setelah sebelumnya anti pati, hmm mungkin semacam mnantang diri sendiri.. Akhirnya dengan segala ketidak sengajaan dan kesel2 byk (krn hampir bgt kita gakjadi H-1) kami naik barang teman UPN dan teman2 UKDW, Hargo dari UPN, mas Billy, mas Andar, mas Yeri, mas Sigit, mas Dimas, mas Billy dari UKDW ketemuan di basecamp Garung Wonosobo. Kalau dari Purwokerto sih sekitar 3 jam kurang, dari Jogja 4 jaman sud...

Prioritas

Assalamu'alaykum, hari ini suasana hatiku lg gak karuan... ditambah lagi kejadian kurang mengenakan malam tadi. Aku jd teringat, mungkin senior ku di pwt lg kecewa sm aku. Karena aku gabisa membantu dia di saat2 penting kaya gini. Aku harus memilih antara keluarga dan rutinitas di pwt. Lalu setelah menimbang2 kondisi aku memilih untuk tetap berdiam di sini di bdg. Memprioritaskan org2 yg sempat kutinggal sementara. Banyaak org2 bertanya, knp sih hei kmu lebih suka di bdg? Nganggur ya kmu di sana? Dan nth knp aku selalu susah menjelaskan kpd org2 klo aku memang hrs di sini. Krn saat itu aku adalah prioritas mrk (keluargaku). Tapi, baru saja td aku mulai meragukan prioritasku kali ini. Dari obrolanku sama mama yg membuatkan kesal ditambah teman2 ku yg dkt slama ini ga ngabarin sesuatu yg menurutku penting. Aku bukannya ingin menjadi yg slalu di prioritaskan, tp aku merasa dilupakan, bukankah selama ini aku memilih kalian menjadi prioritasku? Ah, lagi-lagi aku berharap pd harap...

N G O P I

Haloo, assalamu'alaykum... Alhamdulillah akhirnya gw bisa menginjakkan kaki di jogja bukan sbgai delegasi alias niatny emang mau silahturahim. Berawal dr iseng komen ig nya mas Azzam, akhirnya aku menemukan guide kece yg bersedia di susahin selama aku ke jogja (selain bukde ku). Siapa lgi klo bkn bg Ikram, temen seperjuangan PB. Aku sampai Jogja tggl 3 jam 11 malam, hmm krn paginy iseng ngabari bg Ikram, akhirnya aku diajak main. Hehe (modus ngabari itu biar diajak main). Kita makan siang dl di kafe klotong jln kaliurang, trus malamny stlh istirahat di kontrakannya tmn bg Ikram kami cus ke salah satu tmp ngopi rekomendasi bh Ikram,there is Dongeng. oiya btw aku ke sana brg tmn bru yg dikenalin ama bg Ikram, Ria sama Dita  They're good and friendly. Asik loh orgnya, btw di pt ngopi ini aku diijinkan sm bg Ikram buat nanya2 si barista yg mukanya familiar. Well, itu gara2 aku cerita sm bg Ikram klo aku rasa kopi2 yg kubeli itu rasanya sama. Dan sang barista ini mimik wajahnya ...

Berharaplah hanya kepada Tuhanmu, Allah.

Assalamu'alaykum, Kita semua manusia pasti punya harapan kan? entah harapan di organisasi, harapandi kehidupan, harapan dalam hubungan, harapanapapun itu. Bisa jadi itu harapan untuk mengubah suatu sistem yg buruk. bisa jadi juga harapan mengubah keadaan negara yang kacau balau. Harapan yang lama kelamaan akan menjadi target, kita berusaha sekuat tenaga untuk mencapai target itu. Disaat itu harapan kita bukan hanya pada diri kita sendiri, tapi pada orang lain juga. Harapan anggota kita bisa menjaga loyalitasnya, harapan rencana kita berjalan sempurna, harapan bahwa seseorang mengikuti arahan kita, harapan seseorang memahami kita. Lalu akhirnya kita kecewa, karena kebanyakn manusia tidak sesuai dengan harapan kita. Kita lupa, bahwa ada Zat yang lebih mulia yang kepadaNya kita bisa berharap banyak. Yang kepadaNya harapan tidak terbatas. Kita melupakan Dia, tidak menyelipkan harapan kita pada doa selepas shalat, lalu apa gunanya berdoa? Apa itu hanya jadi kebiasaan? Apa itu...

4:97

Sudah seminggu lebih beberapa jam aku menginjak kaki di jawa barat, tempat sekolah dr sd sampe sma, jawa barat dan jawa tengah adalah dua tempat dimana sy dibesarkan.  4 tahun kuliah di jawa tengah, akhirnya aku hrs mengakui klo aku rindu rumah, aku rindu keluarga, aku rindu bandung, dan aku ingin tinggal lg di sana. Susah trnyata melepaskan rumah, sudah 1 minggu ini jg aku brfikir mau ambil internship di jabar aja, mau buka praktek di bdg aja. hah, akhirnya aku harus mengakui klo aku merindukan rumah juga. 3 tahun pertama kuliah aku masih bersenang hati, berbahagia jauh dr rmh. 1 tahun brikutnya aku merindukan rmh. Apalagi akhir2 ini kmpl trs sama keluarga, hah brt rasanya klo nnti aku hrs jauh dr mrk. Aku tkt klo kejauhan gabisa ikt mudik, ikt silahturahim, ktmu bude pade, om tante, sepupu, ponakan, tentunya mama ama si adek.  Ya ampun, aku pingin pergi dr purwokerto, rasanya aku pingin koas di tmpt lain aja. Tapi, bukannya Bumi Allah itu luas, sehingga kita bisa ...