Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Renungan Diri

Say no to "Uda biasa ko" pada hal-hal yang buruk !

  Tulisan saya didedikasikan untuk pengalaman pribadi saya yang muak dengan orang-orang yang percaya dengan “kebiasaan” hal buruk, yang muak dengan orang-orang malas yang tidak mau keluar dari zona nyamannya, yang kesal dengan diri saya sendiri yang ternyata masih stuck disitu-situ saja. Kebiasaan buruk, seperti buang sampah sembarang, simpan barang sembarangan, atau bahkan tidak mengembalikan sesuatu ke tempat asal adalah hal sepele yang sangat berdampak besar. Kebiasaan seperti ini seharusnya tidak tumbuh di kalangan petugas kesehatan. Mulai dari dokter sampai dengan pahlawan kesehatan yang menurut saya sangaat penting, yaitu cleaning service. Bukankah dalam mewujudkan kesehatan bersama perlu didahului dengan kesehatan individu? Maksud saya disini adalah kepedulian individu terhadap kesehatan itu sendiri.   Saya adalah orang yang percaya bahwa kesehatan diawali dari hal-hal yang bersih. Dalam prinsip aseptic anti septic yang kami lakukan saat melakukan tindakan steril,...

Rehat (antara cita-cita dulu dan keinginan saat ini)

Rehat sebentar adalah kata-kata paling tepat yang sedang sy lakukan saat ini. Setelah memilih resign dari klinik dan kehidupan magang yang sangat menyenangkan, kembali ke Bandung (ralat : Cimahi, hehe) adalah tujuan pertama saya. Hidup tanpa dikejar waktu untuk pergi praktek atau kerja bagai kuda pulang praktek langsung magang. Istirahat sejenak, walau hari-hari tetap disibukkan dengan agenda pembekalan, tugas menumpuk, atau sessions with Mr Beni (ielts private). Ternyata istirahat diperlukan untuk orang-orang kerja bagai kuda seperti sy, akhir-akhir sebelum akhirnya resign ini bertemu pasien memerlukan banyak usaha untuk mengumpulkan niat, mengumpulkan banyak kesabaran untuk mengurangi emosi yang kadang timbul tak jelas alasannya. Entah karena memang lelah atau merasa tak sanggup dan bermental cemen karena sebuah masalah tempo lalu. Sebagian teman berpendapat bahwa aku melarikan diri, sebagian lagi berpendapat bahwa masa penyembuhan seseorang berbeda-beda dan  bisa memang lari ada...

Hari Kartini 2021

Selamat Hari Kartini untuk seluruh perempuan di Indonesia! Semangat menimba ilmu dalam meningkatkan kualitas diri! Hari ini, teringat akan hari kartini bukan karena feed atau story ig ataupun status WA. Tapi karena, chat dari papa yaitu "Hari ini hari Kartini, papa inget waktu kakak kecil pulang sekolah dengan muka cemberut, di tanya kenapa kak? Kakak jawab kakak sebel sama ibu kita Kartini, Kenapa sebel? Gara gara ibu Kartini kakak harus sekolah" Ya ampun, kenapa aku begitu menyebalkan saat kecil. Kenapa begitu suka bermain, main ke sawah, main sepeda, atau sekedar lari sana sini sama teman. Kemanakah semua energi itu sekarang?  ------ Beda halnya dengan sekarang. Kalau saat ini ditanya tentang ibu Kartini, oh tentu aku akan sangat-sangat-sangat berterima kasih sama beliau. Kalau dulu males banget sekolah, kalau sekarang coba sana sini hanya untuk mendapatkan kesempatan mendapatkan beasiswa PPDS atau S2. Kenapa? aku ingat betul sama pesan-pesan mama waktu aku masih kecil dul...

Desa Karang Segar, Dusun Tiga

 25 Februari 2021, sebuah pesan singkat dari mbak Tina MER-C meminta bantuanku untuk ikut dalam kegiatan pengobatan di Karawang/Cikampek yang belum tersentuh bantuan medis. Rencana pengobatan adalah dua hari, Sabtu dan Minggu.  "Maaf mbak, aku cuman bisa hari Minggu, Sabtu ada jaga" "Baik aku lock dulu ya" Sudah beberapa kali sejak pandemik saya harus menolak ajakan menjadi relawan MER-C karena alasan jaga, ah kini mencari uang menjadi alasan menolak menjadi relawan. Bukankah dulu tujuan menjadi dokter adalah menjadi relawan? Semoga Tuhan memaafkan niat yang sudah jauh melenceng. Besar harapan dihati saya saat itu, agar bisa menjadi relawan, harapan agar jadwal pengobatan dipindah atau dipersingkat menjadi 1 hari, karena saat itu sulit untuk mencari pengganti jaga terutama hari Sabtu. Beberapa hari kemudian mbak Tina menelepon meminta ku menjadi relawan di hari Minggu, hanya hari Minggu karena relawan lain juga cukup sibuk untuk meluangkan 2 hari. 28 Februari 2021, ...

Berharaplah hanya kepada Tuhanmu, Allah.

Assalamu'alaykum, Kita semua manusia pasti punya harapan kan? entah harapan di organisasi, harapandi kehidupan, harapan dalam hubungan, harapanapapun itu. Bisa jadi itu harapan untuk mengubah suatu sistem yg buruk. bisa jadi juga harapan mengubah keadaan negara yang kacau balau. Harapan yang lama kelamaan akan menjadi target, kita berusaha sekuat tenaga untuk mencapai target itu. Disaat itu harapan kita bukan hanya pada diri kita sendiri, tapi pada orang lain juga. Harapan anggota kita bisa menjaga loyalitasnya, harapan rencana kita berjalan sempurna, harapan bahwa seseorang mengikuti arahan kita, harapan seseorang memahami kita. Lalu akhirnya kita kecewa, karena kebanyakn manusia tidak sesuai dengan harapan kita. Kita lupa, bahwa ada Zat yang lebih mulia yang kepadaNya kita bisa berharap banyak. Yang kepadaNya harapan tidak terbatas. Kita melupakan Dia, tidak menyelipkan harapan kita pada doa selepas shalat, lalu apa gunanya berdoa? Apa itu hanya jadi kebiasaan? Apa itu...

Up to next level!

Assalamu'alaykum, selamat S.Ked buat teman sejawat FK UNSOED 2012 yang sudah yudisium ya~ (gue masih 2 tahap dibawah kalian).. Ngomong-ngomong soal S.Ked alias sarjana kedokteran. Gelar ini disandang sama mahasiswa kedokteran yang sudah selesei menjalani masa prekliniknya dan menyelesaikan skripsi, terus kamu apakabar hei? Oke, aku terkendala di skripsi. whiihihi. Nah, setelah kita S.Ked kita baru boleh ngambil profesi di rumah sakit pendidikan dokter, setelah memasuki semua stase kita belum tentu jadi dokter, kita harus ikut UKDI alias Uji Kompetensi Dokter Indonesia, terus selesei? Oh, belum, kita masih harus internship alias magang2 gitu di RSUD atau puskesmas yang tersebar di Indonesia, kita bisa pilih di mana aja, tapi cpet2an looh~ Ngomong-ngomong soal koass, yang biayanya juga lumayan gila (Ya Allah kasih mama papa rezeki biar Heidi bisa lanjut koas, ukdi, internship, terus specialis, eh ada nikah juga tapi gatau mau diselipin di mana), kali ini aku belum terlalu pe...

Nekat?

1 hari 23 jam 40 menit lagi, detik-detik antara deg-degan dan biasa-biasa aja. Dua hari yang lalu aku baru saja membuat sebuah keputusan nekat, nekat untuk sebagian orang. Dengan keadaan dikejar-kejar skripsi aku malah memutuskan untuk cuti kuliah, emang nekat sih tapi ada alasan. Yang jelas, cuti kuliah ini belum pasti, masih ada sekitar 1 minggu lagi untuk memikirkan hal itu. Alasannya, hmm.. aku pingin banget ikutan ekspedisi NKRI 2016 koridor Papua Barat, hello kapan lagi ke Papua Barat!!! (kapan lagi gratisin lebih tepatnya), nah salah satu syarat berkas adalah surat ijin cuti, karena kalau dipanggil wawancara dan lolos seleksi tahap 2 kita harus cuti alias ga ikut kuliah 1 semester, karena memang ekspedisi ini mengharuskan kita di Papua Barat 4 bulan nonstop! Pilihan yang nekat bukan? Oke tenang saja, aku mengirim berkas ini toh belum tentu dipanggil, masih ada 3 seleksi dari 3 seleksi, seleksi tahap 1 ini adalah seleksi administrasi alias berkas-berkas yang aku kirim, jadi ...

Grew Up!

Saat aku dilahirkan ibuku mengira aku memiliki IQ dan intelegensi kurang dari rata-rata. Maka dari itu dari lahir sampai aku remaja mama selalu memberikan makanan yang terbaik bagi anak-anaknya. Walau bukan terlahir dari orang yang kaya raya tapi apapun  yang anaknya inginkan selalu diberi, walaupun harus keluar malam-malam padahal baru pulang dari kerja saat magrib.. Dan yang ditakutkan mama itu tidak terjadi Ketika kita masih kecil banyak hal di dunia ini yang kita anggap mungkin terjadi, semua yang kita inginkan, kita tidak perlu mengeluarkan usaha yang besar untuk mendapatkannya. Hanya dengan menangis dan merajuk kita akan mendapatkan apa yang kita mau. Semuanya terasa mudah diraih, ada kenyakinan dari kita bahwa saat dewasa nanti apa yang kita inginkan saat itu akan dengan mudah kita dapatkan, seperti apa kita nanti akan dengan mudah kita mencapainya. Tapi saat kita mulai remaja, saat kita mulai dipercaya oleh orang sekitar untuk memegang sebuah rahasia atau amanah, saa...

Gaza is his name

Assalamu’alaykum Di rumah yang ada di Bandung, eh kabupaten Bandung. Ada anak kecil yang nammanya Gaza, kenapa dikasih nama Gaza? Karena waktu itu tahun 2009, waktu pemilu, UN, dan tragedy Gaza lagi hangat-hangatnya.  Bahkan Michel Heart menyanyikan lagu buat Gaza. Semua orang yang punya hati nurani, berdoa untuk Gaza, apapun agamanya. Well, akhir-akhir ini serangan Israel ke Palastine juga lagi booming, ada yang acuh tak acuh, dan yang mengecam, ada juga yang bersyukur. Hmm.. sekarang saya mau sedikit mengkritisi, atau mungkin memberi pendapat? Menurutnya saya sudah cukup banyak foto-foto anak-anak, wanita, atau laki-laki yang meninggal dan di ekspos ke mana-mana. Semua juga tahu hal itu di ekspos untuk mengambil simpati dari para pembaca tulisan atau yg hanya sekedar melihat foto itu. Tapi, saya rasa mempostingkan terus menerus, setiap kali, dengan foto yang sama atau malah lebih mengerikan itu malah membuat orang-orang menjadi malas melihat. Ya, beberapa orang yang saya tah...

When somebody said, "You're too long be single"

Well, udah lama banget rasanya ga nyentuh keyboard buat menulis beberapa tulisan yang keluar dari tangan seorang gadis bernama, Heidi. Bukan sibuk, tapi mungkin memang manus yang terlalu malas mengetik, dan cerebral  yang terlalu malas berfikir.  oke, Berhubung digest sudah tiba, dan masa di mana tidur wajib dikurangi, praktikum 2 kali setiap hari, dan hari sabtu adalah hari terindah. Mumpung digest masih awal minggu, rasanya sayang kalau otak dibiarkan bermalas2an gak mengeluarkan satupun tulisan selama 2 bulan terakhir. Bermulai dari suatu malam sebelum ident, aku, Fita, Billy, Ayu, Dewi belajar bareng di sekre, ditemani dengan kakak-kakak osi kami mas Hakim dan mas Ijal. Mungkin karena, Billy dan Fita yang uda bosen kebanyakan belajar, mereka asyik2an nnton video ala instagram bersama mas Hakim dan mas Ijal. Awalnya sih, itu gak mengangguku sama sekali. Sampai pada akhirnya, mereka menemukan satu video entah dari siapa yang lagunya, katanya sih, aku banget. Dan tau...

Jogja : TransJogja jalur 2a

Assalamu'alaykum.. Walaupun rasanya capek, tapi pingin aku pingin banget nulis pengalaman hari ini.. Lebih tepatnya pengalaman naik bus TransJogj jalur 2a. Jadi gini, kemaren aku memutuskan untuk pergi ke Gembira Loka hari ini, gara2 nonton salah satu berita yang nunjukin banyak satwa-satwa dilindungi yang dijual liar di kawasan entah di mana yg pasti jakarta dan sekitarnya. Langsung deh jam 9 capcus minta anter ke sepupu ku tercintah mas Reza ke Ngabean.. Oiya Ngabean ini deket ngambilan kalau ke arah Selatan itu jalan Wakhid Hasyim. Di ngabean ini ada haltenya trans jogja. Aku memilih jalur 3a dari ngabean terus turun di JL. Kol. Sugiono terus lanjut naek bis jalur 2a (kalau di peta jalur trans jogja yang ditempel di haltenya jalur bis ini yg warnanya merah). Bus ini turun di jl. Kusumanegara jalan dikit ke arah barat udah ada plang bertuliskan "Gembira Loka Zoo".  Pas lagi naik jalur 2a aku menemukan salah satu hal yang unik, untuk ke bonbi ini dari halt...

Kado untuk adek bayi yang baru lahir

Hari ini gak biasa-biasanya aku pergi sama Rima, Banun, juga Revi. Rencanya utama kami sih beli kado buat adek bayi yang baru lahir di depan kontrakan kita (aku, Rima). Sebelumnya, Aku dkk makan dulu di sutu tempat makan (yg harus disensor) dan you know what?? lama bangeeet!!! nunggu buat makan aja mungkin uda abis 1 jam sendiri, belum lagi pesenan yang kita pesen sampai makan kita selesai juga lama banget. Sampai pada akhirnya, aku mulai ngeluh sama salah satu pelayan di sana, awalnya aku masih biasa2 aja,  Heidi : mbak, pesenan sambel **** yang tadi dipesen mana ya mbak? Mbak : Oiya mbak sabar sebentar belum mateng.. 15 menit kemudian Heidi : mas pesenan kami mana ya? dari meja 16. Mas : yg mana ya mbak? baru pesen? Heidi : (parah nih masmas) uda dari tadi mas dari kmi makan.. Mas : oiya sebentar ya mbak lagi di bungkus. beberapa menit kemudian Mas : ini mbak, pesenannya. Banun : Ya ampun, akhirnya Alhamdulillah Mas : Mbak nya tadi ga nanya mungkin Heid...

Perang-perangan

"Perang-perangan" ini bukan sebuah istilah di mana kita main "perang-perangan" layaknya anak kecil.. Aku mengistilahkan ini sebagai.. katakanlah jalan hidup seorang mahasiswa. Katakanlah jika musuh dalam perang itu adalah rasa takut, rasa malas, permasalahan-permasalahan mulai dari akademik sampai non akademik. Bisa tugas yang menumpuk, ujian yg berderet, musuh yang berdatangan, proker yang tidak kunjung selesai.  Aku tidak mengibaratkan ini sebagai sebuah balap lari karena dalam mencapai titik finishnya kita memerlukan banyak patner untuk mencapainya, bukan juga balap maraton karena disetiap langkahnya kita perlu ditemani, bukan hanya sekedar estapet semata. Di perang ini, kita berjuang bersama, berjalan bersama, berbaris, menyerbu, dengan impian sebuah kemenangan, yang berarti tujuan yang tercapai. Entah itu ada si pembawa pedang, entah itu ada si pemanah, senjata apapun yang dipakai gaya perang apapun yang digunakan, jenis perisai apapun yang dipegan...

Rabu malam

Malam ini aku duduk di kursi pojok sebuah rapat besar di salah satu organisasi yang aku ikuti. Tepatnya ketika azan Magrib berkumandang dan ketika perempuan-perempuan yang diwajibkan shalat turun untuk shalat. Aku, yang tidak diperbolehkan shalat tetap sendiri dikursi ini dan selalu merasa asing seperti biasanya. Aku merasa asing di tempat yang seharusnya aku tidak merasa yakin. 2 tahun yg lalu ditempat seperti ini, biasanya aku berada diantara perempuan2 yang memecahnya keseriusan mereka dan menjadi anak yg "paling gaul dan paling seenanknya sendiri", tp bukan di sini. Bukan ditempat yang dengan suasana dan tujuan yang sama ini. Satu hal kini aku mengerti, yah aku mengerti perasaan2 teman2 ku dulu yg juga merasa "asing". Dan sering kali dijadikan alasan mengapa di keluar dan menjauh dari sebuh organisasi apapun itu, TERASING kadang menjadi alasan utamanya. Tapi ini bukan berarti aku akan memutuskan untuk keluar dari tempat ini, dan menjauh layaknya org2 la...

Multi-Organization

Desember 2013 Yap, multi organisasi.. Kali sy akan share ya ga share juga sih. Semacam memberikan alasan mengapa sy memilih menjadi seseorang yang triple organisasi. Mungkin banyak orang yang menganggap kefokusan untuk sebuah organisasi itu diperlukan, karena dengan fokus kita bisa menyelesaikan semuanya dengan lebih sempurna dibandingkan kalau kita jadi multi organisasi. Hmm.. ya memang sy setuju sama kata-kata itu. Tapi beda dengan saya, walaupun sy bukan seseorang yang bisa bekerja dengan sangat baik di setiap organisasi yang saya ikuti. Tapi, menjadi seorang multi organisasi ini adalah jalan yang saya pilih. Menjadi multi organisasi bukan  berarti saya tidak benar-benar berkomitmen pada organisasi-organisasi yang saya pilih. Alasan yang paling mendasar adalah karena sy merasa perlu berada di antaranya. Walaupun tidak saya ingkari ada organisasi yang saya anak emaskan.  Malam tadi, saya semakin yakin dengan pilihan saya, ketika saya merasa jenuh pada salah ...

Refleksi 19 tahun kebelakang

Assalamu’alaykum, oke kali ini gue (cielah pake gue, biar enakan dikit ceritanya yey) akan bercerita tentang pengalaman hidupku dari lahir sampe umur 19, ya walaupun lupa sama pengalaman-pengalaman waktu masih ada di rahim ibu, atau waktu masih jadi zygot. Andai sy masih ingat, pasti itu bakal jadi pengalaman yang tiada duanya, cetar membahanan, dan kece badai. Oke langsung aja: A.       Tanggal 19 Juli 1994, sekitar jam 10 malam. Yang harusnya hari selasa, tapi entah mengapa di akteku ditulis Rabu(-___-) gw dilahirkan, lewat proses persalinan biasa. Berat 3,7 kg tinggi 50 cm, jaitan yang luar biasa banyak. Kata mama, sy ini anak yang paling gede, paling rakus, paling ngabisin duit, paling nakal, dan palinglingling yang jelek diantara ketiga sodara sy. Aku lahir dalam keadaan ga sehat walafiat, ga nangis dan itu tandanya gak bernafas, akhirnya saya dilarikan di rumah sakit terdekat, yah sy ingat rumah sakit itu RAJAWALI. Setelah beberapa minggu sy dirawat d...