Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Sahabat

Pahitnya KopiKu Part 2

"Hei, ambil foto yuk di mas Pacet sama mas Kalong" kata Fita "Yuk, dimana? Ke sekre mereka paling ya" "Ya, disekre aja paling" jawab fita Mungkin itu kali kedua atau ketiga aku menghubungi mas Pacet dan mas Kalong lewat chat, krn biasanya kami ga pernah chattingan.. "Mas, minta foto" tulisku "Yuk, kapan?" Jawab mas Pacet "Abis buka aja, bada isya" "Dimana?" "Kita ke sekre nih? Tanya ku.. "Ke tempat lain lah, kita nongs." Akhirnya dengan segala kesengajaan, yang awalnya aku pikir hanya akan minta foto trs ngobrol dan pulang, kami memutuskan untuk minta foto sambil nongki.. nongki2 yang naik gunung kemarin ceritanya.  Kurang lebih satu minggu setelah pendakian bersama, kami berempat bertemu, aku, Fita, mas Pacet, dan Mas Kalong di kedai ketan susu kesayangan kami.. Sayang kami cuman berempat, mas Bagol dan Ageng ga ikut krn ada hal lain.. Karena jurusan yang beda teman yg beda ...

Pahitnya KopiKu

Senin, 6 Juni 2016 02:00 "Masih belum sampai juga" kata kami, aku dan Fita pasca pendakian kedua kami ke Slamet, yang buatku bukan pendakian yang menyenangkan.  "Tinggal aja mas," kata kami lagi yang mulai ga enak sama abang-abang yang nemenin pendakian kami. Karena harus nungguin kami yang masih nunggu adik-adik kami yang gak segera muncul-muncul.. "Gapapa ditungguin aja," jawab mereka. Akhirnya kami membuka matras sambil tiduran di depan gedung B kampus. Kotor, belum mandi, capek, acak2an, tidur sembarang di depan gedung kuliah.. disamping lapangan batminton tengah gedung. Mungkin kalau sudah pagi kami semua bakal diusir.. Aku sudah tidak mood, apalagi Fita mungkin dia lebih-lebih. Perasaanku campur aduk, antara kesel sama sedih. Kok bisa mereka gak dateng-dateng, kok bisa aku tinggalin? Tapi kan memang dari awal jalan kita beda, aku membela diri. Salahkan membela diri? Saat itu aku sudah capek terus-terusan menyalahkan diri. Kami ...

Are You My Besties??

Salam libur!! Okay, gak kerasa sudah 2 tahun aku menjadi seorang mahasiswa. Jauh dari tempat tinggal yang dlu, mencari teman, pengalaman, dan pelarajan baru di kota satria, yup Purwokerto. Dua tahun juga aku tidak bertemu dengan teman2 SMA ku di al-ghifari, terutama mereka yang melanjutkan kuliah di Turkey, Wita sama Alfa. Alhamdulillah, h+7 lebaran, kami akhirnya dengan ide kreatif Tria menyempatkan diri untuk bertemu. Ada aku, Alfa, Wita, Syifa, Nimal, Aiai, Ismi, teh Mijeng, Farah adeknya Alfa, dan tentunya yg paling bisa maksa kumpul, Tria Wijayanti. Ada cerita sedikit malu-maluin waktu ketemu Wita sama Alfa, yap aku ketemu mereka di dpn gramedia, dan kita spontan langsung berpelukan erat ala teletubies, dan rasa-rasanya semua orang di gramed ngeliatin kita. Wajar dong 2 tahun ga ketemu.. Ngomongin soal sahabat, ya mereka ini adalah sahabat-sahabatku selama di SMA, mereka inilah yang dulu berbagi mimpi bersama, saling menasihati dan saling mengingatkan. Sahabat, yah, m...

yeah, I lost hmm.. something or someone?

Mungkin aku haru menyalahkan Fifi, karena aku sedikit bertambah "mellow" akibat efek jangka pendek dari film yang aku dan Fifi tonton, yah yg pastinya Fifi yang ngajak. Entah kenapa aku menjadi semakin, galau.. Malam ini, aku baru menyadari banyak hal, kehilangan banyak hal. Entah kenapa, aku merasakannya sangat-sangat menyakitkan. Aku bukan romantis, bukan orang yang bisa menunjukkan kalau aku sayang sama sesuatu, yap mungkin aku satu-satunya anak kosan yang selalu susah buat diajak hangout bareng, jarang beresin rumah, atau selalu pergi berkeliaran. Aku juga bukan sahabat yang bisa selalu ada, sms kadang lupa dijawab, bbm sama line grup yang cuman di read doang. Tapi, kalau mmang kami harus terpisahkan, maka aku satu-satunya yang duluan merasa kehilangan.. Aku benci namanya perpisahan, aku benci mengingat tawa, canda, atau ejekan-ejekan yang selalu kita lakukan setiap malam sambil menonton tv. Aku benci mengingat baunya sampah yang aku bereskan, benci menginat keti...

When somebody said, "You're too long be single"

Well, udah lama banget rasanya ga nyentuh keyboard buat menulis beberapa tulisan yang keluar dari tangan seorang gadis bernama, Heidi. Bukan sibuk, tapi mungkin memang manus yang terlalu malas mengetik, dan cerebral  yang terlalu malas berfikir.  oke, Berhubung digest sudah tiba, dan masa di mana tidur wajib dikurangi, praktikum 2 kali setiap hari, dan hari sabtu adalah hari terindah. Mumpung digest masih awal minggu, rasanya sayang kalau otak dibiarkan bermalas2an gak mengeluarkan satupun tulisan selama 2 bulan terakhir. Bermulai dari suatu malam sebelum ident, aku, Fita, Billy, Ayu, Dewi belajar bareng di sekre, ditemani dengan kakak-kakak osi kami mas Hakim dan mas Ijal. Mungkin karena, Billy dan Fita yang uda bosen kebanyakan belajar, mereka asyik2an nnton video ala instagram bersama mas Hakim dan mas Ijal. Awalnya sih, itu gak mengangguku sama sekali. Sampai pada akhirnya, mereka menemukan satu video entah dari siapa yang lagunya, katanya sih, aku banget. Dan tau...

Getuk Goreng : Miss Indipendent

Asalamu'alaykum nah, kali ini saya akan mempostkan 6 teman karib saya yang ada di PWT, sebut saja, geng Repro. Why REPRO? so, gini, Repro adalah nama angkatan dari organisasi mahasiswa pencinta linkungan (OSIPITAL) FK UNSOED, kebetulan REPRO ini semuanya angkatan 2012, jadi selain kita suka hang out bareng kita juga satu kelas (aye).. Oke langsung aja: a. OSI/005/041/REPRO Nama : Alifiani Hapsari Julukan : Fifi Tinggi : Paling tinggi di antara yang lain Perawakan : Kurus, rambut Pixie, pake kacamata, wajah tembem atau bulat Keterangan : Menurut saya, Fifi ini Repro yang paling gahul di antara kita, secara dia ini yg paling membaur, yang paling sering hang out sama anak lain. Btw aeniwei, Fifi ini punya pacar dari mapala lagi, sebut saja Mas Fin. Nah, dari jadiannya Fifi sama mas Fin ini, berturut-turut anak OSI mulai mendapatkan dambaan hatinya, sampai kutukan Jomblo bagi komandan OSI terpatahkan. b. OSI/005/042/REPRO Nama : Desy Faridah Manalu Julukan : Desy...

Getuk Goreng : Kecer Bareng

Assalamualaikum!!! akhirnya BHL 2 selesai, liburan telah tibaaaaaaa!!! sayangnya belum tau nih liburan mau ngapai  -,- Oke, langsung aja keinti cerita tentang kecerku di januari (kecer : kemping ceria) Jadi, hari itu pukul 4 sore, aku sama Fita di temani dengan Miko si Mio putih bergegas pergi menuju FISIP.. Yap. kami mau kecer alias kemping ceria barg anak2 FISIP yang kami kenal. Awalnya, kami gatau siapa aja yg bakal ikut. Nah pas nyampe sana terungkap semuanya, ada mbak Sabrina dari Teater Suntik (kedok'08) ada dari KMPA Kolin, Oto, Wahyu, Denden, Edo ada juga dari Teater Si Anak yaitu mb Betri, mb Mega, mb Putri, mas Adit, sama yg pastinya promotor semuanya mas Doyook! Awalnya aku sempet bingung, nnti aku gonceng siapa. Jelas gak mungkin aku naek si Miko dia uda cukp menderita waktu ke Meganti kemaren.. Aku pikir si Miko harus dikendarai sama org yg bener2 berpengalaman kalau mau pake dia ke baturaden bahkan kalau pun bung Fita yang mengendarainya sendiri aku masih r...

Rabu malam

Malam ini aku duduk di kursi pojok sebuah rapat besar di salah satu organisasi yang aku ikuti. Tepatnya ketika azan Magrib berkumandang dan ketika perempuan-perempuan yang diwajibkan shalat turun untuk shalat. Aku, yang tidak diperbolehkan shalat tetap sendiri dikursi ini dan selalu merasa asing seperti biasanya. Aku merasa asing di tempat yang seharusnya aku tidak merasa yakin. 2 tahun yg lalu ditempat seperti ini, biasanya aku berada diantara perempuan2 yang memecahnya keseriusan mereka dan menjadi anak yg "paling gaul dan paling seenanknya sendiri", tp bukan di sini. Bukan ditempat yang dengan suasana dan tujuan yang sama ini. Satu hal kini aku mengerti, yah aku mengerti perasaan2 teman2 ku dulu yg juga merasa "asing". Dan sering kali dijadikan alasan mengapa di keluar dan menjauh dari sebuh organisasi apapun itu, TERASING kadang menjadi alasan utamanya. Tapi ini bukan berarti aku akan memutuskan untuk keluar dari tempat ini, dan menjauh layaknya org2 la...

Bermimpi itu Butuh Teman

Assalamu’alaykum, bermimpi butuh teman? Emang iya? Well, ini bukan semata-mata berarti kita harus pnya mimpi yg sama kyk teman-teman kita, ataupun ini merupakan suatu pernyataan yang mengharuskan kita ditemani “orang” untuk hanya sekedar bermimpi. Kalau menurut saya sih, ini saran. Untuk menjadikan mimpi itu nyata, ya merealisasikan sebuah mimpi maka kita butuh seorang teman, yang mempunyai tekad yg sama kuatnya dengan kita bahkan lebih baik jika lebih dari kita, yang istiqamah sama mimpinya, juga yang selalu mendukung setiap mimpi-mimpi kita. Yang selalu mengingatkan kita ketika kita mulai lalai, yang mendorong kita ketika kita semakin lamban, yang mengajak kita ketika kita mulai futur dan nntinya yang menjulurkan tangannya ketika kita jatuh dalam keterpurukan. Yang pasti yang slalu memberikan semangat dalam kebaikan! (Aye) Sebenernya sih, ini curcol. Haha, ya karena saya merasakan betul, ketika saya semakin menjauh dengan teman-teman bermimpi saya ini, rasanya hidup saya menjadi...

Sahabat Seribu Tahun

Assalamu’alaykum, hari ini saya akan menceritakan kisah 5 gadis bersahabat yang harus berpisah untuk mengerjar mimpi mereka masing-masing, yg akhirnya di hari itu dapat dipertemukan kembali.. Hari, itu sore-sore gadis berkerudung orange berlari sambil melambaikan tangannya kepada gadis yang satu lagi berkerudung abu-abu yang menggunakan motor matic. “Isah!!” panggil gadis itu yang bernama Dewi yang langsung mendekap erat Isah. “Wi, Nurulnya masih di kampus nih, gimana dong? Kita belum masak looh” rupanya Isa, Dewi, dan ke 3 teman lainnya berencana untuk buka bersama hari itu, di rumah Nurul dengan hidangan yang akan mereka sajikan sendiri. Pukul 16.30 Isa dan Dewi telah sampai di depan rumah Nurul, untung saja Nurul pada saat itu juga sudah datang. “Dewiiii, Isaaaaaaa. Iiiiiih kangeeeeeeen!!!!! Udah nunggu berapa lama di depan sini?” teriak Nurul “Nuruuuuul! Udah 1 jam.” Jawab Dewi sambil ketawa-ketiwi. Ketiga gadis itu pun langsung memasuki rumah Nurul dan memulai keg...

Kalau cewek lagi nunggu pesenan datang

Nunggu pesenan dateng Kalau cewek nunggu pesenan dateng pada foto-foto gapenting gini, bayangin kalau cowok juga melakukan hal yg sama dengan pose gaya yg sama. Ooh, jangan sampai!

Rindu Wita dan Tria sang sahabat satu mimpi

Dulu. waktu SMA aku dan sahabat seperjuangku (cc:WIta) kami punya mimpi yg hampir sama, sejak kelas 2 awal di mana kami mulai dekat, kami sering sharing satu sama lain mengenai mimpi atau apapun cara yg bisa membuat mimpi-mimpi kami ini menjadi nyata. Bedanya dia berani menunjukkan dirinya, sedangkan aku, aku ga pernah berani nunjukin apa sih mimpiku ini. Yah, menurutku (dulu) semua itu ga mungkin.. Mimpi kami yang paling mirip itu.. kami mau melanjutkan sekolah di luar negeri.. Yah, tapi sayangnya kali ini Wita mendahuluiku. Sebuah seleksi untuk mendapatkan beasiswa ke luar negeri dia ikuti (walaupun sebenarnya tidak ada pilihan jurusan yang sesuai dengan keinginannya), dan di hari yang sama aku mengikuti latihan SNMPTN untuk memperthankan mimpiku untuk menjadi seorang dokter. Aku jauh lebih memintingkan mimpiku untuk menjadi dokter, daripada sekolah ke luar negeri dengan jurusan yang berbeda. Dan Alhamdulillah, usaha kami ini diwujudkan sama Allah. Wita akhirnya bisa melanju...

Aku Kehilangan Passion

Assalamu'alayku,  alah lebay sekali ini judulnya tapi gpplah emg gitu kok. 1 semester di fk unsoed ini, aku menikmati yg namanya kuliah ikut UKM, dll walau kadang bosen nungguin blok2 klinis yg menantang. Masa-masa itu aku abiskan dengan semangat yang membara2 *ini lebay* sampai akhirnya aku liburan ke Bandung. Dan itu sedikit banyak membuat ku kehilangan semangat itu. Dari pulang yg aku undur2 sampai hari-hari pertama blok ku habiskan dengan ya istilahnya menggalau.. Yeah, aku kehilangan passion, kehilangan cita-cita, kehilangan niat *Astagfirullah*. Aku kehilangan minat berbicara sama org, rasaya hanya ingin tidur di kasur, tidak ada keinginan buat makan pula *yg ini bagus*. Ini mungkin teguran dari Allah, hmm.. mungkin dlu aku terlalu sombong terlalu menganggap angin topan apapun gakkan bisa membuatku kehilangan passion selama ini, paling sehari pikirku dulu. Tapi ternyata enggak, ternyata aku tidak sehebat aku yg kupikirkan dlu, mahkluk lemah, memang benarkan? semua ...