Skip to main content

Family of The Year - Hero

Let me go
I don't wanna be your hero
I don't wanna be a big man
Just wanna fight with everyone else

Your masquerade
I don't wanna be a part of your parade
Everyone deserves a chance to
Walk with everyone else

While holding down
A job to keep my girl around
And maybe buy me some new strings
And her and I out on the weekends

And we can whisper things
Secrets from our American dreams
Baby needs some protection
But I'm a kid like everyone else

So let me go
I don't wanna be your hero
I don't wanna be a big man
I Just wanna fight like everyone else

Ooooohh

So let me go
I don't wanna be your hero
I don't wanna be a big man
I Just wanna fight with everyone else

Your masquerade
I don't wanna be a part of your parade
Everyone deserves a chance to
Walk with everyone else


Comments

Popular posts from this blog

Malam produktif

Assalamu'alaykum, hari ini aku telat bangun pagi lagi~~ I hate this situation.. tp gpp karena td malam aku baru menjadi kokinya anak kontrakan (y!) Magrib kemren aku yang baru bgn yg masih setengah nyawa gara2 ketiduran *lagi* diem ngelamaun depan kompi. Mbak Idon, yang sekiranya sedang bermood bagus bilang kalau mau bikin pisang goreng dari pisang yang dikasih sama bapak kontrakan tadi siang. Entah kenapa, tiba-tiba aku memutuskan untuk ikut serta dalam pembuatan itu. Akhirnya abis shalat magrib, eksekusi dimulai. Aku menjadi juru pembuat adonan, dengan tangan yang berotot aku mencoba untuk mencampurkan adonan tepung terigu dan gula agar tercampur merata yang ternyata rada susah. Tiba-tiba Rima datang dengan jagung rebus yang banyaaak! nah karena ibu Rima ini jago masak, ya akhirnya eksekusi penggorengan pisang goreng ini dilakukan sama ibu Rima. Karena ada jagung nganggur, aku yang punya tangan berotot kayak Agnes Monica (Aamiin) ditugaskan untuk mengerut jagungnya,...

Jakarta : Membuatku terlena, tapi aku benci

 12/16/2020 Assalamu'alaykum semua nya, lama tak berjumpa. Lama tak menyimpan cerita dalam sebuah narasi buruk mengenai hari-hari ku dan juga mimpi-mimpiku. Hidupku kini terlalu monoton terlalu mengejar target yang selalu terlambat. Sudah 2 tahun lamanya aku tinggal di ibu kota, banyak pengalaman dan hal-hal yang aku dapat disini. Mulai dari shock culture 3 bulan pertama datang di Jakarta. Belum pernah sebelumnya aku mengalami kesulitan adaptasi selain di Jakarta ini. Dulu, aku pikir aku termaksud orang yang "keras" yang tidak mudah tersinggung namun setelah datang ke Jakarta aku sadar mental ku tak sekeras itu. Menjadi orang baru Jakarta dulunya adalah sebuah tantangan. Menjadi diri sendiri sangat sulit waktu itu, menjadi orang lain apa lagi. Terutama di saat itu aku menjalani masa magang di departemen kandungan dengan orang2 lulusan UI atau setidaknya orang-orang yang memang tinggal di sana. Banyal hal-hal yang aku khawatirkan, terutama di nyinyirin. wkwkw. Karena pada ...

Cerita dari Slamet 3428 mdpl

Assalamu'alaykum, yeay! akhirnya Alhamdulilah, terimakasih ya Allah akhirnya naik Slamet bukan wacana lagiiiih!!!!! dari awalnya mau naik merapi terus sumbing dan akhirnya slamet (thanks to mr siapa ya aku lupa pokoke yg ngasih tau kalau slamet uda buka) Waktu itu aku masih menjalani Kuliah Kerja Nyata, tiba-tiba aja ngerasa pingin banget naik gunung. Tiba-tiba terlintas ajakan Tomy dkk buat naik gunung (dan gw yakin banget mereka gakan ngajak kalau ga diajak) lgsg aja aku line Tomy sama Tedi (yg track record naiknya lumayan baguss), awalnya ngajak ke Merapi, tapi karena mereka ngerasa Merapi kurang worth it akhirnya kita beralih ke Sumbing (jelas dgn syarat yg ikut naik harus pernah punya track record sampe puncak min 3000 mdpl).  Setelah beberapai hari masuk sekolah kampus, mulailah keragu2an bermunculan, dari track Sumbing yg katanya susah dibaca, bg Ikram yang tiba2 tidak merekomendasikan (gara2 sumbing kebakaran dan kebetulan bg Ikram ini tau aku mau ke sana), mas E...